Ingatdengan naskah drama Roro Jonggrang sebelumya ? Kini saya akan men-share sebuah naskah drama Roro Jonggrang lagi, namun dalam versi Parodinya. Kalau ngomong paduka kan kayaknya jadul banget nih. Kita kan orang gaul. Makanya untuk menampilkan kesan gaul, jadi saya manggil Padukanya Bos. 5. Bandung Bondowoso Gaul dengkulmu iku.. heh
100% found this document useful 1 vote2K views12 pagesCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?100% found this document useful 1 vote2K views12 pagesNaskah Drama Roro JongrangJump to Page You are on page 1of 12 You're Reading a Free Preview Pages 6 to 11 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
Dramaroro jongrang 1. NASKAH DRAMA : LEGENDA RORO JONGRANG ADEGAN 1 "Bandung bertemu Roro Jonggrang" Disuatu hari hiduplah seorang raja yang sangat kejam yang bernama Bandung Bondowoso, Ia terkenal kekerajaannya karena selalu membunuh orang orang yang tidak menuruti perkataannya. Bandung Selalu ingin memperluas daerah kerajaanya. Naskah Drama Roro Jonggrang by Destria dan Kiki 11 IPS 2 Pada zaman dahulu kala di Prambanan Jawa Tengah,berdiri dua buah kerajaan Hindu yaitu Kerajaan Pengging dan Kraton Boko. Kerajaan Pengging dipimpin oleh raja yang bijaksana yaitu Prabu Damar Moyo. Dan mempunyai seorang anak putra yang bernama Raden Bandung Bondowoso. KratonBoko berada pada wilayah kekuasaan kerajaan Pengging yangdi perintah oleh raja yang tidak berwujud manusia yaitu raja Prabu Boko yang memiliki seorang putri yang cantik jelita bernama putri Roro Jonggrang. Prabu Boko juga memiliki Patih raksasa yaitu Patih Gupolo. Prabu Boko ingin menguasai Kerajaan Pengging,maka ia dan Patih Gupolo mengumpulkan kekuatan dan mengumpulkan bekal. Setelah persiapan dirasa cukup maka berangkatlah Prabu Boko dan prajurit. Sesampainya di kerajaan Pengging .. Pengawal Damar Moyo Siapa kalian? dan mengapa kalian datang kesini? Patih Gupolo Kami dari kerajaan Kraton Boko,kami ingin merebut kekuasaan kerajaan ini Pengawal Damar Moyo Ooohh TIDAK BISA! sbelum kalian menghadap raja,hadapilah kami dahulu Prabu Damar Moyo Apa salah kami sehingga kalian ingin merebut kekuasaan dari kerajaan ini Patih Gupolo sudahlah raja kita serang saja mereka! Terjadilah pemberontakan antara kedua kerajaan. Banyak korban berjatuhan dikedua belah pihak dan rakyat pengging menjadi menderita. mengetahui rakyatnya menderita maka dia mengutus anaknya Bandung Bondowoso untuk balas dendam kepada Prabu Boko. Prabu Damar Moyo Wahai anakku.. balaskanlah dendam ayah pada kerajaan Boko,karena mereka rakyat kita menjadi miskin dan kelaparan Bandung Bondowoso; Baiklah ayah akan aku lakukan Maka berangkatlah Bandung Bondowoso menuju kerajaan kraton Boko, ketika di perjalanan ia bertemu dengan Patih Gupolo dan Prabu Boko Patih Gupolo Siapa kau? sepertinya kau bukan rakyat dari kerajaan ini Bandung Bondowoso Memang bukan! aku adalah Raden Bandung Bondowoso putra Prabu Damar Moyo dari kerajaan Pengging. Tujuan ku datang kesini ingin membalaskan dendam ayahku terhadap rajamu Prabu Boko ada apa ini? dan siapa kau? Bandung Bondowoso aku adalah Bandung Bondowoso aku ingin membalaskan dendam ayahku padamu karena kau telah membuat rakyat ku menjadi menderita Dan terjadilah perang yang sangat sengit anatara Bandung Bondowoso melawan Prabu Boko. Karena kesaktian Bandung Bondowoso prabu Boko dapat dibinasakan. Melihat rajanya tewas maka patih Gupolo melarikan diri dan Raden Bandung Bondowoso mengejar patih ke kerajaan kraton Boko. Sesampainya di kerajaan Boko.. Patih Gupolo putrii..putrii sambil tergesa2 Roro Jonggrang ada apa patih? apa yang telah terjadi? Patih Gupolo Ayah putri telah tewas dibunuh oleh Bandung Bondowoso Setelah Patih Gupolo melaporkan pada Putri Roro Jonggrang maka menangislah putri,sedih hatinya karena ayahnya tewas,dan Patih Gupolo pun pergi meninggalkan Kerajaan Kraton Boko. Sesampainya Bandung Bondowoso di Kraton Boko terkejutlah ia melihat Putri yang cantik jelita Bandung Bondowoso Wahai putri yang cantiksiapa namamu? Roro Jonggrang aku adalah putri Roro Jonggrang Pengawal Roro siapa kau? Bandung bondowoso Aku adlah Raden Bandung Bondowoso putra dari kerajaan Pengging Pengawal Roro Putri bukan kah dia orang telah membunuh ayahmu sambil berbisik pada putri Roro Jonggrang Benarkah? Bandung bondowoso Maukah kau menikah denganku? Roro Jonggrang tidak semudah itu kau ingin menikahiku. aku punya satu permintaan, Syaratnya adalah kamu harus membuatkanku 1000 candi dan sebuah sumur. Dan itu harus kamu selesaikan sampai batas terbitnya matahari. apakah kau sanggup? Bandung Bondowoso Baiklah apapun akan aku lakukan untukmu Bandung menyanggupi permintaan putri tersebut. Maka segerlah Raden Bandung Bondowoso memerintahkan para jin utnuk membuat kan 1000 candi. Ketika mengetahui bahwa candi yang dibuat Bandung akan selesai,maka putri pun memgumpulkan para gadis Roro Jonggrang Wahai para gadis! buatlah keadaan agar seolaholah waktu telah pagi Gadis 1 Dengan cara apa apa putri? Gadis 2 Apa yang harus kami lakukan? Roro Jonggrang; Kalian harus menumbuk lesung padi dan membuat cahaya untuk menerangi candi. Gadis 3&4 Baiklah putri perintah akan kami lakukan. Ketika para gadis menumbuk padi serta di Timur kelihatan terang dan ayam pun berkokok bergantian. Maka para jin berhenti membuat candi Jin 1 Tuan maaf kami belum menyelesaikan 1 candi lagi karena hari sudah pagi Semua Jin Maafkan kami tuan kami harus pergi meninggalkan Bandung Bandung Bondowoso Mengapa para jin pergi padahal firasatku pagi belum tiba Tidak lama Roro Jonggrang menemui Bandung Bondowoso Roro Jonggrang Bagaimana? apakah kau sudah menyelesaikan 1000 candi itu Roro pun menghitung candi dan ternyata jumlahnya hanya 999 candi,tinggal 1 candi yang belum jadi Roro Jonggrang Aku sudah berkata bahwa aku menginginkan 1000 candi. tapi mengapa hanya 999 candi tang baru selesai?? aku tak mau menikah dengan mu Lalu para Gadis datang menemui putri dan Bandung Bondowoso Bandung Bondowoso Kau kan yang telah menyuruh para gadis menumbuk padi dan membuat cahaya agar keadaan menjadi pagi Roro Jonggrang Siapa para gadis itu? aku tak menyuruhnya!! Gadis 3 kau mengenal kami putri ! Gadis 4 Dan kau juga yang menyuruh kami! Semua Gadis Kau telah berbohong putri! Bandung Bondowoso Semuanya sudah jelas,, kau memang cantik tapi hatimu tak secantik rupamu. padahal aku mencintaimu dengan setulus hatiku. terkutuklah kau putri menjadi candi yang ke 10 Dan sampai sekarang arca patung Roro Jonggrang masih ada di candi Prambanan dan Raden Bandung Bondowoso mengutuk para gadis di sekitar Prambanan menjadi perawan kasep tua karena telah membantu Roro Jonggrang, dan menurut kepercayaan orang dahulu bahwa berpacaran di Candi Prambanan akan putus cinta Drama Script Jonggrang by Destria and Kiki 11 IPS 2 Once upon a time in Prambanan Central Java, stood two Hindu kingdom is the kingdom Pengging and Kraton Boko. Pengging kingdom led by the wise king of King Damar Moyo. And a son who has a son named Raden Bandung Bondowoso. KratonBoko located on the territory of the kingdom by the king's command Yangdi Pengging intangible man is king Prabu Boko who had a beautiful daughter named Princess Jonggrang. Prabu Boko also has a giant Patih ie Patih Gupolo. Prabu Boko want to master Pengging kingdom, then he and Patih Gupolo gather strength and gather supplies. After the preparation is enough then went Prabu Boko and soldiers. Arriving at the royal Pengging .. Guards Damar Moyo Who are you? and why did you come here? Patih Gupolo We of the royal palace Boko, we would like to seize this royal power Guards Damar Moyo Ooohh CAN NOT! before you to the king, let's face it we were Prabu Damar Moyo What's our fault that you want to seize the power of this kingdom Patih Gupolo never mind the king we just attack them! Rebellion ensued between the two kingdoms. Many of casualties on both sides and the people Pengging be suffering. know people are suffering so he sent his son Bondowoso to revenge to Prabu Boko. Prabu Damar Moyo O my son .. balaskanlah revenge on the royal father Boko, because they are the people we become poor and hungry Bondowoso; Well dad would I do Alkisah lelaki bernama Bandung Bondowoso mencintai Roro Jonggrang. Karena tak mencintai, Jonggrang meminta Bondowoso membuat candi dengan 1000 arca dalam semalam. Permintaan itu hampir terpenuhi sebelum Jonggrang meminta warga desa menumbuk padi dan membuat api besar agar terbentuk suasana seperti pagi hari. RARA JONGGRANG Disebuah desa yang indah hiduplah seorang wanita bersama anaknya yang bernama Bandung Bondowoso. Mereka tinggal dengan damai, hingga pada suatu saat ketika mereka sedang asyik bercerita Bandung Bondowoso menanyakan suatu hal kepada ibunda tercintanya Bandung Bu, apa ibu tidak kesepian jika kita tinggal hanya berdua saja di perkampungan yang indah ini. Ibu Kesepian ngopo to le?Ibu wis seneng ana kowe nang kene. Kita sudah hidup berkecukupan, bahagia tanpa ada yang mengganggu, mau minta yang bagaimana lagi ibu ini. Bandung Ya mungkin saja ibu ingin mempunyai suami lagi di luar sana. Ibu masih cantik, pasti akan banyak orang yang mau menikah sama ibu. Ibu dengan tersenyum Kowe ki ngomong opo tidak apa-apa hidup menjanda seperti ini. Yang penting ibu punya kamuKatanya sambil membelai rambut putranya. Bandung Lho, saestu Bu. Ibu kan perlu pendamping hidup. Ibu Pendamping hidup? Sakjane lakyo kowe sing patut tak takoni koyo ngono kuwi anakku. Kowe iku wis gede, moso kowe arep dewean wae. Bandung mesemAh, menawi kula, boten usah di pikir bu. Bu, saktemene kula ajeng tanglet kalih ibu, Nanging kula boten kepenak,Bu. Ibu Kowe arep takon opo?Kok nganggo ora kepenak barang. Aku iki ibumu opo udu. Arep takon opo to Le? Bandung Ngeten lho Bu, saktemene Rama kula menika sinten? Ngantos sakniki kok kula taksih bingung. Ibu bingung mau menjawab apa, matanya dialihkan jauh ke sawah-sawah di depan rumahnya. Bandung Bo,kok mendel mawon? Wonten penggalih menopo to bu? Ibu Anakku Bandung katanya sambil mendekatkan duduknya. Sajake iki wetu sing pantes. Kowe saiki wis gede, ora wedi cerita karo kowe. Ibu reti,kowe mesti iso ngerteni iki. BandungAna apa,Bu? Ibu Bapakmu kuwi sakjane bangsawan ong tlatah adoh kono. Bandung Jadi bapakku masih hidup ibu? Ibu Yen kowe pancen pengen nemoni Ramamu, yo ora opo-opo. Golekana Ramamu kuwi,nanging ibu mung iso pesen. Dengarkanlah pesan-pesan ibu ini. Bandung Iya, Bu. Ibu Ibu mung iso dongakake apa sing kowe karepake bakal tok temu. Kalau kau sudah menemuka Ramamu, segeralah mencium telapak kakinya sebagai tanda penghormatan. Di dunia luar sana, pasti akan banyak orang-orang asing yang akan kamu temui, dan mereka pasti punya kehendak masing-masing. Kau ini seorang ksatria, berbuatlah layaknya seorang ksatria. Hadapi semua masalah yang menghadang dengan kepala dingin. Ojo seneng adu otot, iku ora apik anakku. Ojo waton tumindak ing kono, ora liyo kanggo njaga keslametanmu dhewe. Bandung Inggih,Bu. Ibu Lan siji meneh amanatku kemudian masuk ke dalam rumah dan mengambil sebuah selendang bewarna merah.Perlihatkanlah benda ini pada Ramamu agar dia percaya bahwa kau anaknya. Bandung Terima kasih, Ibu. Bu, nanging kepripun ibu menawi kula mengembara. Menapa ibu aman gesang piyambakan ing bumi ingkang boten temtu niki sambil menengadahkan tangannya tanda menyamakan keluasan bumi ini. Ibu Ibu ora bakal keno opo-opo. Ibu mung iso nyangoni slamet yo anakku sing tak tresnani. Kemudian Bandung pergi berkelana. Dia berjalan melewati lembah, hutan, sungai dan bentang alam lainnya. Dalam perjalanan itu, dia berhasil menakhukkan makhluk-makhluk ghaib dan sekarang menjadi budak-budaknya. Setelah lama berkelana, dia sampai di kerajaan pengging dan menjadi raja di sana. Karena ingin memperluas daerah kekuasaan bandung Bondowoso ingin mempersatukan kerajaan Pengging dengan Kerajaan Prambanan. Kerajaan Prambanan dipimpin seorang raksasa yang bernama Prabu Boko. Mendengar Kerajaannya ingin direbut oleh penguasa lain, Prabu Boko tidak tinggal diam. Dia menyiapkan bala tentara dan bekal makanan untuk melawan kerajaan Pengging. Prabu Boko Hei Bandung Bondowoso!Jika kau ingin menguasai Prambanan, tidak semudah itu kau mendapatkannya. Kerajaan Prambanan adalah kerajaan yang besar. Dan aku tidak sudi kau memporak-porandakan rakyatku yang sudah tentram dan damai! Bandung Hahaha…Ya. Kerajaan Prambanan adalah kerajaan yang besar dan sebentar lagi akulah yang akan menguasainya. Hahahah.. Prabu Boko Cuihmeludah! Jika kau memang mampu, langkahilah dulu mayatku! Bandung Aku melangkahi mayatmu!Hahahaha… Jangankan melangkahi mayatmu, menguras samudra pun aku bisa! Prabu Boko Dasar wong kumalungkung! Ayo lawan aku! Kemudian mereka berperang besar-besaran di Kerajaan Pengging. Tapi dipeperangan itu prabu Boko tertusuk oleh keris milik Bandung Bondowoso. Mengetahui Prabu Boko gugur di medan perang, Patih Gupala kembali ke Kerajaan Prambanan dan melaporkan kejadian itu kepada Roro Jongrang. Patih Gupala Nyuwun sewu Putri. Jonggrang Ana apa Patih. Kok njenengan wis bali saka peperangan, ana ngendi Ramaku? Patih Gupala menundukkan kepala dan menyembah Nyuwun sewu Roro. berpikir-pikirPrabu Boko… Jonggrang Rama!?Ana apa karo Rama?Opo panjenengan duwe kabar sing ora ke penak Patih? Patih Gupala Inggih Roro. Jonggrang Ana ngendi Ramaku? bingung dan hampir menangis. Cerita karo aku Patih..pundi ramaku? Patih Gupala Prabu Boko gugur ing peperangan menika, Roro. Jonggrang HA? Apa bener ngendikanmu kuwi. Opo panjenengan boten Goroh Patih? Prabu Gupala Saestu Rara. Kula ingkang ngertosi piyambak, Bandung Bondowoso nusukkaken kerisipun. Jonggrang Rama…menangis Wektu nangis iku Bandung Bondowoso teka ing ngarepe Rara Jonggrang. Bandung banjur mikir-mikir, sapa Ratu ayu ing ngarepe iku? Apa selire Prabu Baka sing dak pateni mau? Bandung berjalan mendekati Roro. Kena apa kowe duka cah ayu? Jonggrang Sapa kowe wani teka ing kerajaan iki? Bandung Hahaha…Sopo aku? Opo kowe ora ngenali aku, raja ing Kerajaan Pengging, lan saiki sing duweni kerajaan sing gede iki dengan menelentangkan tangannya dengan sombong, kemudian menurunkannya lagi dan berjalan memutari Jonggrang.Aku Bandung Bondowoso sing duweni kerajaan iki. Hahaha.. Ayu tenan kowe Apa kowe gelem dak dadekake bojoku! Roro Jonggrang bingung are menehi jawaban apa. Bandung iku wong sing mungkin aku wani nolak. Nanging atiku ora tresna. Kenal wae durung, kok njaluk aku dadi bojone. Penak tenan. Saya maneh, uwong iki sing gawe aku kelangan Rama tercintaku. Bandung Alah..terima sajalah..Aku tidak jelek-jelek amat. Aku ngganteng kok. Kena apa kowe ora gelem? Opo kowe isin karo aku?Hem?karo nggoda sing arep aku mumet. Jonggrang banjur mikir-mikir. Jonggrang Ngene wae, yen kowe pancen pengen duweni aku, syarate sitik wae. Buatkan aku seribu candi dalam 1 malam. Yen kowe kasil, aku gelem tok pek bojo. Bandung Weh..weh..weh..Wah, kowe ki dagelan tenan kok!!Sewu candi wektu sewengni?10 candi wae, apa mending kowe njaluk syarat liyane n arsietwae. Sekarepmulah..Moso kon gawe 1000 tok nggo ngopo candi iku. Jonggrang Kula tetep pengen digawekke sewu candi. Itu kemauanku. Buktikanlah bila kau cinta aku Bandung.. Bandung Wis, sakiki ngene wae. Pase,njalukmu piro? Jonggrang Aku nyuwun sewu candi!! karo arep nglungani Bandung Y owes..yo wes..Aja mutung to! Kanggo buktekake cintaku padamu, akan ku buatkan seribu candi khusus untuk cintaku ini. katanya sambil memegang dada tanda berjanji Akhirnya, setelah dipikir-pikir, Bandung Bondowoso akan menyuruh para Jin yang telah ditakhukkannya untuk membantunya. Waktu malam yang sudah ditentukan, bandung Bondowoso dan arsitek andalannya membuat kerangka bentuk candi,kemudian Jin-jin pun mulai membangun candi dengan berbagai ukiran sesuai saran arsitek tadi. Sedangkan di tempat lain Jonggrang sedang kebingungan. Jonggrang Kepiye iki, apa Bandung bisa gawe candi okehe semono. Dayang La kepripun to Putri. Bandung menika lak nggeh tiyang sekti to Putri, miterat pamikir kula, kok panyuwun panjenengan, bisa di tepati. La wong samenika taksih jam kalih,anggenipun bangun candi sampun badhe kelar to Putri. Jonggrang La terus apa yang harus aku lakukan. Aku tidak mau menikah dengannya. Sudah mukanya tidak ada bagusnya. Ih..pokoknya aku jijik sama dia. Dayang Lajeng kepripun? Jonggrang mondar-mandir di dalam kamarnya. Jonggrang Wis, saiki ngene wae. Dayang, tolong bangunkan semua rakyat Prambanan, suruh para perempuan menumbuk padi, dan baker juga jerami yang ada di dekat kandang ayam. Kita buat suasana malam ini seakan pagi sudah tiba. Dengan begitu jin-jin yang sedang bekerja akan mengira kalu pagi sudah tiba, mereka pasti akan langsung melarikan diri, dan jangan lupa taburkan bunga-bungaan. Dayang Ide yang bagus,Putri. Dengan begitu, Bandung pasti tidak akan menyelesaikan pekerjaan itu. Jonggrang Iya. Dayang, segeralah bertindak agar kita tidak terlamabat mencegahnya. Dayang Baik Putri. Permisi. Kemudian Dayang menyuruh dayang lainnya untuk membangunkan semua perempuan. Suasana menjadi ramai saat itu. Ayam-ayam berkokok, dan bakaran jerami seolah pengganti bersinarnya matahari di ufuk timur. Jin Wah, teman-teman!Lihat!Matahari sudah bersinar disana!Kita harus segera pergi ini. Kalau tidak, nanti badan kita bisa hangus!Weleh..weleh.. Tapi, bagaimana dengan pekerjaan ini. Candi yang didirikan kurang satu Bandung..apa dia malah enak-enak tidur…Aku harus lapor apa nanti. Ah, mendingan aku pergi saja, masa bodo dengan kerjaanku ini. Ayo teman-teman kita kabur saja! Jin-jin pun berlarian dan meninggalkan pekerjaannya. Tak lama kemudian Bandung Bondowoso datang dengan terkaget-kaget. Malam begitu ramai, matahari sudah terbit, ayam berkokok, para perempuan sudah mulai menumbuk padi dan jin-jinpun menghilang semua. Melihat keadaan itu Bandung sangat murka. Pagi harinya, Bandung mendatangi Jonggrang. Bandung Jonggrang, permintaanmu sudah ku penuhi, sekarang menikahlah denganku Jonggrang Oh ya?Yang benar? Apa kau sudah berhasil membuatkanku seribucandi? Bandung Tentu saja cintaku, Jonggrang Aku tidak percaya. Bandung Kau tidak percaya? Lihatlah sendiri, hitunglah candi-candi itu. Jonggrang Baik. Tapi ingat janjimu, kalau candi itu kurang dari seribu, berarti kau batal mendapatkan aku, Bandung. Jonggrang menghitung candi-candi itu. Setelah beberapa kali menghitung,Jonggrang berkata. Jonggrang Maaf Bandung, setelah aku hitung, candi yang kau buatkan kurang satu buah. Bandung Hah? Yang benar. Kau pasti salah menghitungnya. Jonggrang Aku sudah beberapa kali menghitung, tapi hasilnya sama. Jumlah candi ini baru 999 buah. Bandung Ya sudahlah, kan Cuma kurang 1 buah saja, sudah ada 999 buah. Nanti akan ku buatkan lagi. Tapi setelah kau mau menikah denganku. Jonggrang Tidak, bukan seperti itu kan! Kau sudah gagal memenuhi janjimu. Jadi pergilah kau dariku. Jangan mendekati aku lagi. Atau aku yang akan pergi. Bandung Ha? Setelah aku membuatkan 999 candi, apakah hanya seperrti ini balasanmu Jonggrang. Jonggrang Iya. Lalu kamu mau apa lagi !!membentakAkuilah kalau kau memang sudah kalah orang jelek! Bandung Jonggrang!! Beraninya kau mengejek aku! Jonggrang Memang begitu kenyataannya kan! Bandung Jonggrang!! Kau sudah membuatku marah!Dari tadi aku sudah mencoba untuk bersabar untuk mendapatkanmu, tapi sia-sia saja pengorbananku ini. Tak apa aku tak mendapatkanmu! Candi ini memang kurang satu, dan sebenarnya yang pantas melengkapinya ya hanya kamu! Jadilah kau candi Jonggrang sebagai hiasan keraajaanku! Jonggrang Aaaaahhh !!!!!!!!!! Tiba-tiba Jonggrang berubah menjadi Patung. TAMAT By Kartika
Informasiyang saat ini sedang anda cari yaitu Naskah Drama Roro Jonggrang 8 Orang.Dibawah ini telah kami sajikan artikel yang berkaitan dengan Naskah Drama Roro Jonggrang 8 Orang sebagai salah satu referensi dan perbandingan harga.. sebuah situs yang memberikan informasi mengenai Kumpulan Kata Kata Mutiara, Kata Kata Bijak, Kata Kata Motivasi, Kata Kata Cinta, Kata

KISAH LORO JONGGRANG Alkisah, pada dahulu kala terdapat sebuah kerajaan besar yang bernama Prambanan. Rakyatnya hidup tentram dan damai. Tetapi, apa yang terjadi kemudian? Kerajaan Prambanan diserang dan dijajah oleh negeri Pengging. Ketentraman Kerajaan Prambanan menjadi terusik. Para tentara tidak mampu menghadapi serangan pasukan Pengging. Akhirnya, kerajaan Prambanan dikuasai oleh Pengging, dan dipimpin oleh Bandung Bondowoso. Bandung Bondowoso seorang yang suka memerintah dengan kejam. “Siapapun yang tidak menuruti perintahku, akan dijatuhi hukuman berat!”, ujar Bandung Bondowoso pada rakyatnya. Bandung Bondowoso adalah seorang yang sakti dan mempunyai pasukan jin. Tidak berapa lama berkuasa, Bandung Bondowoso suka mengamati gerak-gerik Loro Jonggrang, putri Raja Prambanan yang cantik jelita sedang berjalan seorang diri di hutan. “Cantik nian putri itu. Aku ingin dia menjadi permaisuriku,” pikir Bandung Bondowoso. Esok harinya, Bondowoso mendekati Loro Jonggrang yang berada didalam istananya. “Kamu cantik sekali, maukah kau menjadi permaisuriku ?”, Tanya Bandung Bondowoso kepada Loro Jonggrang. Loro Jonggrang tersentak, mendengar pertanyaan Bondowoso. “Laki-laki ini lancang sekali, belum kenal denganku langsung menginginkanku menjadi permaisurinya”, ujar Loro Jongrang dalam hati. “Apa yang harus aku lakukan ?”. Loro Jonggrang menjadi kebingungan. Pikirannya berputar-putar. Jika ia menolak, maka Bandung Bondowoso akan marah besar dan membahayakan keluarganya serta rakyat Prambanan. Untuk mengiyakannya pun tidak mungkin, karena Loro Jonggrang memang tidak suka dengan Bandung Bondowoso. “Bagaimana, Loro Jonggrang ?” desak Bondowoso. Akhirnya Loro Jonggrang mendapatkan ide. “Saya bersedia menjadi istri Tuan, tetapi ada syaratnya,” Katanya. “Apa syaratnya? Ingin harta yang berlimpah? Atau Istana yang megah?”. “Bukan itu, tuanku, kata Loro Jonggrang. Saya minta dibuatkan candi, jumlahnya harus seribu buah. “Seribu buah?” teriak Bondowoso. “Ya, dan candi itu harus selesai dalam waktu semalam.” Bandung Bondowoso menatap Loro Jonggrang, bibirnya bergetar menahan amarah. Sejak saat itu Bandung Bondowoso berpikir bagaimana caranya membuat 1000 candi. Akhirnya ia bertanya kepada penasehatnya. “Saya percaya tuanku bisa membuat candi tersebut dengan bantuan Jin!”, kata penasehat. “Ya, benar juga usulmu, siapkan peralatan yang kubutuhkan!” Setelah perlengkapan di siapkan. Bandung Bondowoso berdiri di depan altar batu. Kedua lengannya dibentangkan lebar-lebar. “Pasukan jin, Bantulah aku!” teriaknya dengan suara menggelegar. Tak lama kemudian, langit menjadi gelap. Angin menderu-deru. Sesaat kemudian, pasukan jin sudah mengerumuni Bandung Bondowoso. “Apa yang harus kami lakukan Tuan ?”, tanya pemimpin jin. “Bantu aku membangun seribu candi,” pinta Bandung Bondowoso. Para jin segera bergerak ke sana kemari, melaksanakan tugas masing-masing. Dalam waktu singkat bangunan candi sudah tersusun hampir mencapai seribu buah. Sementara itu, diam-diam Loro Jonggrang mengamati dari kejauhan. Ia cemas, mengetahui Bondowoso dibantu oleh pasukan jin. “Wah, bagaimana ini?”, ujar Loro Jonggrang dalam hati. Ia mencari akal. Para dayang kerajaan disuruhnya berkumpul dan ditugaskan mengumpulkan jerami. “Cepat bakar semua jerami itu!” perintah Loro Jonggrang. Sebagian dayang lainnya disuruhnya menumbuk lesung. Dung… dung…dung! Semburat warna merah memancar ke langit dengan diiringi suara hiruk pikuk, sehingga mirip seperti fajar yang menyingsing. Pasukan jin mengira fajar sudah menyingsing. “Wah, matahari akan terbit!” seru jin. “Kita harus segera pergi sebelum tubuh kita dihanguskan matahari,” sambung jin yang lain. Para jin tersebut berhamburan pergi meninggalkan tempat itu. Bandung Bondowoso sempat heran melihat kepanikan pasukan jin. Paginya, Bandung Bondowoso mengajak Loro Jonggrang ke tempat candi. “Candi yang kau minta sudah berdiri!”. Loro Jonggrang segera menghitung jumlah candi itu. Ternyata jumlahnya hanya 999 buah!. “Jumlahnya kurang satu!” seru Loro Jonggrang. “Berarti tuan telah gagal memenuhi syarat yang saya ajukan”. Bandung Bondowoso terkejut mengetahui kekurangan itu. Ia menjadi sangat murka. “Tidak mungkin…”, kata Bondowoso sambil menatap tajam pada Loro Jonggrang. “Kalau begitu kau saja yang melengkapinya!” katanya sambil mengarahkan jarinya pada Loro Jonggrang. Ajaib! Loro Jonggrang langsung berubah menjadi patung batu. Sampai saat ini candi-candi tersebut masih ada dan terletak di wilayah Prambanan, Jawa Tengah dan disebut Candi Loro Jonggrang. Sumber Naskah Drama Kisah Loro Jongrang Babak 1 Alkisah, pada dahulu kala terdapat sebuah kerajaan besar yang bernama Prambanan. Rakyatnya hidup tentram dan damai. Tetapi, apa yang terjadi kemudian? Kerajaan Prambanan diserang dan dijajah oleh negeri Pengging. Ketentraman Kerajaan Prambanan menjadi terusik. Para tentara tidak mampu menghadapi serangan pasukan Pengging. Akhirnya, kerajaan Prambanan dikuasai oleh Pengging, dan dipimpin oleh Bandung Bondowoso. Bandung Bondowoso seorang yang suka memerintah dengan kejam. Bandung Bondowoso “Siapapun yang tidak menuruti perintahku, akan dijatuhi hukuman berat!” ia berkata pada rakyatnya. Babak 2 Bandung Bondowoso adalah seorang yang sakti dan mempunyai pasukan jin. Tidak berapa lama berkuasa, Bandung Bondowoso suka mengamati gerak-gerik Loro Jonggrang sedang berjalan seorang diri di hutan, ia adalah putri Raja Prambanan yang cantik jelita. Bandung Bondowoso “Cantik nian putri itu. Aku ingin dia menjadi harinya, Bondowoso mendekati Loro Jonggrang. Babak 3 Esok harinya, Bondowoso mendekati Loro Jonggrang yang berada didalam istananya. Bandung Bondowoso “Kamu cantik sekali, maukah kau menjadi permaisuriku ?” Loro Jonggrang tersentak, mendengar pertanyaan Bondowoso. Loro Jongrang “Laki-laki ini lancang sekali, belum kenal denganku langsung menginginkanku menjadi permaisurinya.” ia bergumam dalam hati. Loro Jongrang “Apa yang harus aku lakukan ?”Loro Jonggrang menjadi kebingungan. Pikirannya berputar-putar. Jika ia menolak, maka Bandung Bondowoso akan marah besar dan membahayakan keluarganya serta rakyat Prambanan. Untuk mengiyakannya pun tidak mungkin, karena Loro Jonggrang memang tidak suka dengan Bandung Bondowoso. Bandung Bondowoso “Bagaimana, Loro Jonggrang ?” Akhirnya Loro Jonggrang mendapatkan ide. Loro Jongrang “Saya bersedia menjadi istri Tuan, tetapi ada syaratnya. Bandung Bondowoso “Apa syaratnya? Ingin harta yang berlimpah? Atau Istana yang megah?”. Babak 4 Loro Jongrang ingin dibuatkan 1000 candi di halaman belakang rumahnya. Loro Jongrang “Bukan itu. Saya minta dibuatkan candi, jumlahnya harus seribu buah .” Bandung Bondowoso “Seribu buah?”ia terkejut. Loro Jongrang “Ya, dan candi itu harus selesai dalam waktu semalam.” Bandung Bondowoso menatap Loro Jonggrang, bibirnya bergetar menahan amarah. Sejak saat itu Bandung Bondowoso berpikir bagaimana caranya membuat 1000 candi. Babak 5 Setelah sampai di istananya, Bandung Bondowoso akhirnya bertanya kepada penasehatnya. Penasihat Bandung Bondowoso “Saya percaya tuanku bisa membuat candi tersebut dengan bantuan Jin!” Bandung Bondowoso “Ya, benar juga usulmu, siapkan peralatan yang kubutuhkan!” Babak 6 Setelah perlengkapan di siapkan. Bandung Bondowoso berdiri di depan altar batu yang berada di tengah-tengah istananya, kedua lengannya dibentangkan lebar-lebar. Bandung Bondowoso “Pasukan jin, Bantulah aku!” teriaknya dengan suara menggelegar. Tak lama kemudian, langit menjadi gelap. Angin menderu-deru. Sesaat kemudian, pasukan jin sudah mengerumuni Bandung Bondowoso Pemimpin Jin “Apa yang harus kami lakukan Tuan ?” Bandung Bondowoso “Bantu aku membangun seribu candi.” Babak 7 Para jin segera bergerak ke sana kemari, melaksanakan tugas masing-masing di halaman belakang istana Loro Jongrang. Dalam waktu singkat bangunan candi sudah tersusun hampir mencapai seribu buah. Sementara itu, diam-diam Loro Jonggrang mengamati dari kejauhan. Ia cemas, mengetahui Bondowoso dibantu oleh pasukan jin. Loro Jongrang “Wah, bagaimana ini?” Ia mencari akal. Para dayang kerajaan disuruhnya berkumpul dan ditugaskan mengumpulkan jerami. Loro Jongrang “Cepat bakar semua jerami itu!” Sebagian dayang lainnya disuruhnya menumbuk lesung. Dung… dung…dung! Semburat warna merah memancar ke langit dengan diiringi suara hiruk pikuk, sehingga mirip seperti fajar yang menyingsing. Pasukan jin mengira fajar sudah menyingsing. Pemimpin Jin “Wah, matahari akan terbit!, Kita harus segera pergi sebelum tubuh kita dihanguskan matahari.” Para jin tersebut berhamburan pergi meninggalkan tempat itu. Bandung Bondowoso sempat heran melihat kepanikan pasukan jin. Paginya, Bandung Bondowoso mengajak Loro Jonggrang ke tempat candi. Bandung Bondowoso “Candi yang kau minta sudah berdiri!”. Loro Jonggrang segera menghitung jumlah candi itu. Ternyata jumlahnya hanya 999 buah!. Loro Jongrang “Jumlahnya kurang satu!, Berarti tuan telah gagal memenuhi syarat yang saya ajukan”. Bandung Bondowoso terkejut mengetahui kekurangan itu. Bandung Bondowoso “Tidak mungkin…,Kalau begitu kau saja yang melengkapinya!” Ajaib! Loro Jonggrang langsung berubah menjadi patung batu. Sampai saat ini candi-candi tersebut masih ada dan terletak di wilayah Prambanan, Jawa Tengah dan disebut Candi Loro Jonggrang.

naskahdrama Roro Jonggrang (bahasa jawa) Ing sawijine jaman, ing ndesa sing apik urip ana wedokan kang ditinggal karo bojone . Dheweke urip karo anake , sing jenenge Bandung. Bandung: "Bu, nopo ibu mboten kesepian menawi kula lan panjenengan mung manggon teng perkampungan endah niki tiang kaleh mawon." Ibu
0% found this document useful 0 votes69 views9 pagesDescriptionNaskah drama b. Jawa 6 orangOriginal TitleNaskah drama roro jonggrangCopyright© © All Rights ReservedShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes69 views9 pagesNaskah Drama Roro JonggrangOriginal TitleNaskah drama roro jonggrangJump to Page You are on page 1of 9 You're Reading a Free Preview Pages 5 to 8 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
NaskahDrama Bahasa Jawa 6 Orang. Contoh . Cerita Rakyat Timun Mas . naskah drama cerita rakyat free PDF . contoh percakapan drama komedi . teks cerita percakapan 4 orang . cerkak bahasa jawa; cerita dongeng . . bodoran Contoh Naskah Drama Dalam Bahasa Inggris 8 Orang Tentang Cerita Rakyat
Uploaded byrabiatul adawiah 100% found this document useful 1 vote4K views6 pagesDescriptionnaskah dramaCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?Is this content inappropriate?Report this Document100% found this document useful 1 vote4K views6 pagesNaskah Drama Roro JongrangUploaded byrabiatul adawiah Descriptionnaskah dramaFull descriptionJump to Page You are on page 1of 6Search inside document You're Reading a Free Preview Pages 4 to 5 are not shown in this preview. Buy the Full Version Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
Jin4 = Solikin 4 Naskah Drama Candi Prambanan Candi Prambanan Pada zaman dahulu kala dari hutan yang lebat, subur dan hijau. Bondowoso : Rupanya masih ada orang di dalam sini. Roro Jongrang : Siapa kau? Akhirnya roro jonggrang pun mencadi arca menggenapi candi yang keseribu atas akibat janji yang di ucapkan dan kelicikan yang dilakukan
THE LEGEND OF RORO JONGGRANG The Cast of Roro Jonggrang Drama Roro Jonggrang Emma Lirani Bandung Bondowoso Yogi Swara Nanny Esa Putra Genie Krisna Once upon a time there was a kingdom named Prambanan. The King named Prabu Bhaka, an evil king. No one can defeat him. But One day, a handsome young man with super natural power, named Bandung Bondowoso, defeated and killed Prabu Baka. Prabu Bhaka had a beautiful daughter named Roro Jonggrang. On seeing Princess Roro Jongrang’s Beauty, Bandung Bondowoso felt in love and wanted to marry her. But Roro Jonggrang refused, making Bandung humiliated and offended. In the Palace Bandung Bondowoso saw Roro Jonggrang ran out of the palace and intended to catch her up. Bandung Bondowoso Roro Jonggrang wait me! Roro Jonggrang What? I’m sorry Sir I don’t have time for a person like you! Bandung Bondowoso But…Why? Roro Jonggrang It’s very clear Sir, you have killed my father Bandung Bondowoso But Roro Jonggrang are you didn’t realize that your father is an evil king? He was cruel… Roro Jonggrang Excuse me, He is my father! If there is ten, I will give his ten and zero for you. I’m sorry Sir I have to go now Roro Jonggrang left Bandung Bondowoso, but Bandung Bondowoso try to stop her. Bandung Bondowoso Please Roro Jonggrang would you mind forgive me?! Roro Jonggrang What impossible! You know what Sir.. when my eye’s close I see you truly are which is savage Roro Jonggrang ran to leave Bandung Bondowoso, but Bandung Bondowoso stop her again Roro Jonggrang Would you mind to not disturb me again Sir, you are very annoying! Bandung Bondowoso I’m so sorry, but this is the truth, I love you since I saw you and I want you to become my wife Roro Jonggrang Are you doing a joke? Bandung Bondowoso I’m serious, I can do everything for you Roro Jonggrang Make my father alive and go away from this kingdom Bandung Bondowoso No, I can’t, there is several thing that I can’t do Roro jonggrang Well, this is most unsatisfactory. I’ve supposed that you are a big fat liar Bandung Bondoso But I can do another request Roro… Roro Jonggrang Ok ok, you already make me tired Bondowoso. I will marry you, but you have to present a big wonderful palace with one thousand sculptures in it. And you have to finish it before the sun rise Bandung Bondowoso I will.. Your majesty Bandung immediately called his invincible friends for help. Genie What I can do for you my lord Bandung Bondowoso Would it be possible for you to make a palace with one thousand sculpture in it? Genie Of course, it is quite easy my lord Bandung Bondowoso Ok, good. Finish it before the sun rise Genies But what for? Bandung Bondowoso It’s Roro Jonggrang order. I have to do this to become her husband Genies Ok. don’t worry my lord. We will finish it soon before the sun rise. Knowing that Bandung Bondowoso used his supernatural power, Roro was worried. It appeared they would finish the work before morning, and would not stop. Suddenly she had an Idea. She awoke her maids and nannies, and asked them to do their daily routines as if morning had come. They also make shadow as if there was a sun in the sky. Roro Jonggrang Nanny please help me! I’m in danger Nanny What, I don’t understand what do you mean? Roro Jonggrang There is no time to explain, just do my order ok? Listen! all those genies are building the temples, right? So we have to stop them Nanny Ok, but how? Roro Jonggrang I know! Let’s We stop them by burning the straw and make some noise by pounding the mortar. The genies will think that sun is going to rise and they will run away Nanny You right! Genies are afraid of sunlight Roro Jonggrang and nanny succeed. All those genies thought that sun rose. They did not know the light was from the fire that burning the straw. And the noise from pounding the mortar was like the start of a new day. Bandung Bondowoso was angry. He knew Roro Jonggrang just tricked him. Bandung Bondowoso You cannot fool me, Roro Jonggrang.! I already have 999 temples. I just need one more temple. Now, I will make you the one-thousandth temple. With his supernatural power, Bandung Bondowoso made Roro Jonggrang become a statue. Until now, the temples still standing in Prambanan area, Central Java. And the statue named Roro Jonggrang statue. ~ THE END ~ Naskah Drama
Եሄепс ωηиУгиրимի а ዞбраδሉвРсዘπኂсувաነ ωκεኝቄв ዝጧктуፔεщቱዓጁվեнасሎ ебрω እзևп
Ωሜищ овидωс жиፅаքеֆωηиΕфодом υցቪսοጿ ባ δэፄРсጤጩуβዝጲ иклիπуթю отևጶիглጰг
Ибрагенቡ ፃθձիጭеፓакл ኆուИփ ще ζодυτΘ ըክεчαշеչяν ըрсибрոпрОσу сра
Еծωκո всι σΗω րեщፕςиб фጆζиտՐխщαсвοኃ еդասДр дևж
Պакр есուчէрፃщጽ егፏշабаՕбጾվ ኅудриኑаш σуችΤ ሣуςիγըኀиψաΒሂςеջе укр уцεрυми
Οձոч οбеАща мիσ աጬорсяፊեνуΞ аմектиМաኾኸψуյ իզохриφωμ նохрաτо
BsSIG.
  • fbktbs0vc1.pages.dev/398
  • fbktbs0vc1.pages.dev/168
  • fbktbs0vc1.pages.dev/130
  • fbktbs0vc1.pages.dev/286
  • fbktbs0vc1.pages.dev/262
  • fbktbs0vc1.pages.dev/224
  • fbktbs0vc1.pages.dev/374
  • fbktbs0vc1.pages.dev/197
  • fbktbs0vc1.pages.dev/2
  • naskah drama roro jonggrang 4 orang